Pembentukan Agen Saya Anak Anti Korupsi (SAAK) Dan Saya Guru Anti Korupsi (SGAK) Inspektorat Jenderal Kemendikbud Tahun 2019

Share Post :

Oleh Dra.Samaria Pane, M.Pd

Di BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara, Aula Danau Toba diselenggarakan acara Pembentukan Agen SAAK dan SGAK oleh panitia peyelenggaraan Inspektorat Jenderal Kemendikbud bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diketuai (Dr.Harsono, M.Si) Kepala Bagian PLP.

Hadir pada acara pembukaan Kepala BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara (Dr. Hj. Ulfa Maria, M.Pd), Kabid GTK Provinsi Sumatera Utara (Drs. Sakti Siregar, M.Pd), Unsur KPK (Pak Dani).

 Sasaran Kegiatan ini adalah siswa/I SMA / SMK , Guru-guru terpilih Provinsi Sumatera Utara sejumlah 70 Orang. Pada acara pembukaan dilaporkan oleh Ketua Panitia yang menjadi latar belakang kegiatan yaitu untuk menumbuhkan agen SAAK dan SGAK harus ada rol model, karena guru adalah merupakan garda terdepan yang membentuk karakter dan anak sebagai pelayan masyarakat, anak yang harapanya 100 Tahun Kemerdekaan RI generasi muda ini akan mampu menjadi bangsa yang bebas dari korupsi.

Pada kegiatan ini akan digunakan metode  Bermain, Belajar dan Berbudaya, dilanjutkan dengan sambutan Kabid GTK PAUD Provinsi Sumatera Utara dapat diimplementasikan oleh menjadi agen, selanjutnya sebagai pembukaan acara kegiatan secara resmi Kepala BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara menyampaikan terima kasih telah BP-PAUD dan Dikmas Sumut sebagai tempat kegiatan dan sambutan yang diberikan adalah memohon dukungan, dimana saat ini BP-PAUD dan Dikmas sedang mencalonkan satker ZI-WBK / WBBM Tahun 2019.  

Semoga para guru dan generasi ini dapat menanamkan dalam dirinya untuk tidak korupsi dengan kesadaran yang tinggi sebagai garda terdepan di sekolah dan di masyarakat.

Sebagai narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (Pak Dani) Indonesia Bebas dari Korupsi harus menyusun strategi, artinya punya peran penting sebagi siswa dan sebagai guru melalui gerakan SAAK dan SAGK. peran SGAK yaitu membangun generasi muda yang berkualitas secara akademik dan membentuk karakter / kepribadian sehingga dapat menyebarluaskan ke masyarakat. Karena guru adalah garda terdepan sebagai rol model, diharapkan kegiatan ini dapat membangun bangsa pada 100 tahun kedepan.

INDONESIA BEBAS DARI KORUPSI…….